Postingan

Olga Syahputra (Alm. Yoga Saputra)

Jujur aku tidak mengenal engkau secara pribadi. Namun aku percaya engkau adalah sosok yang patut dijadikan teladan. Kepergian mu bukan hanya pukulan untuk keluarga mu, sahabat serta semua kawan mu, para penggemar mu, bahkan seluruh masyarakat Imdonesia bahkan belahan bumi yang lainnya. Aku menulis ini bukan karena mengikuti orang-orang, tapi aku percaya sharing ku ini adalah perwakian dari hati tiap orang. Sosok mu mungkin benar tak akan pernah terlihat lagi. Mungkin canda dan tawa kami tidak akan selepas dulu saat menyaksikan mu. Bahkan aku percaya banyak doa dan cinta yang menghantarkan mu untuk beristirahat di samping-Nya. Mungkin kami benar-benar mencintaimu dengan tulus, tapi percayakah kau Dia lebih mencintaimu dari pada kami. Dia sudah sangat rindu bertemu dengan mu, bahkan Dia sudah menunggu mu di depan rumah-Nya. Masyarakat yang begitu banyak itu bukti akan perbuatan baik mu yang mungkin pada saat ini nelum dapat aku tiru, dan aku berharap dapat memberi seperti halnya diri mu,...

Thanks God

Ku mau bersyukur atas hidup ini. Atas semua tantangan, tangis, tawa, dan semua hal yang ada dalam hidup ini. Tanpa Engkau dan semua penyertaan dari Mu semua tak akan seindah ini. Bersyukur punya keluarga seperti keluarga ku. Keluarga kecil dengan aku sebagai anggotanya, mama, papa, kakak ku kak sisca dan kedua adik ku Tanto dan Rini Tanpa mereka aku tak akan maju dan melangkah sejauh ini. Aku juga mau berterimakasih kepada Mu. Engkau berikan ku sahabat-sahabat terbaik dengan satu iman yang sama walaupun kami terpaut usia yang lumayan jauh dan jarak yang melintang diantara kami. Ya, para sahabat ku Eva, Afryna, Mega, Ketty, Evi dan Vanny. Walau mereka semua jauh tapi dekat dihati. Mereka yang selalu mendukung ku untuk tetap berjuang dan menyelesaikan semua perjuangan ku. I love you guys... Aku juga mau berterimakasih untuk semua teman dan orang yang mendukung ku. Perjuangan ku belum berakhir... Sekarang awal dari perjuangan baru ku. Aku mohon Engkau tetap bersama ku dan menopang ku. Dan...

Dia adalah Harapan

Dikala kebahagiaan ku berubah jadi kesedihan Aku tahu kesedihan itu adalah kesedihan yang indah Ketika orang yang kelihatannya kuat Bahkan sebenarnya dia tetaplah seseorang manusia yang rapuh Dia diciptakan Tuhan untuk menguatkan orang lain dan mendoakannya Kehidupannya adalah berkat yang diciptakan Tuhan untuk keluarga kami Tuhan berkehendak lain atas penciptaannya itu Dia menciptakan kebahagiaan untuknya walaupun ditengah dikesedihannya Itu semua tidak terpancar dari raut wajahnya Aku sekarang paham apa yang dimaksud malaikat dunia Mungkin dia bukan malaikat tapi dia adalah garam dan terang dunia Dia selalu ingin menjadi setiap solusi atas segala perkara Kuharap terangnya tidak akan pernah redup Dan rasanya tidak akan pernah hambar Aku tahu aku melukiskannya sepertinya sudah berlebihan Tapi dia adalah berkat yang diturunkan Tuhan untuk keluarga kami Walaupun aku tidak tau apa yang akan terjadi nanti Aku percaya Tuhan lebih menyayanginya Adik kecilku yang sekarang telah beranjak dewas...

Kakek Tersayang

Hari ini ku dengar kabar yang sangat memilukan Kakek yang selama ini ingin ku temui kini telah tiada Banyak kata yang ingin ke sampaikan padanya Kakek selama ini Rista belum pernah bertemu engkau Pilu rasanya hati ku mendengar kabar itu Apa lagi mama yang benar-benar rindu dengan sosok seorang ayah yang kau berikan Opung itulah julukannya dalam bahasa batak Opung doli ku dari mama Kenapa engkau pergi :'( Memang opung sudah lama sakit-sakitan tapi aku ingin bertemu mu opung Mungkin aku tak bisa melihat engkau sampai hari terakhir engkau akan dimakamkan Tapi aku hanya bisa mengirimkan doa saja untuk mu opung (ˇʃƪˇ) Rista sayang dan cinta pada mu opung Big hugs And kiss I very miss you grandfather ƪ‎​​‎​(-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩__-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩)ʃ

Siapakah aku?

Ketika tangan ini tak mampu untuk menggapai Ketika sayap-sayap ini patah Dan peri-peri kecil tertidur ditempatnya yang nyaman Ku tatapi langit malam yang tak menggoreskan setitik pun cahaya Suatu binaan yang tak akan sampai ke ufuk tabir bintangnya Diluar terasa dingin namun didalam ada kehangatan yang menyelimuti Ku berlari keluar sana Menembus dunia yang begitu luas Dengan satu harapan yang selalu terlintas Pertanyaan akan "Siapakah aku?" Kebingungan ku kian lama kian terusik Kehidupan ku tak ada ara untuk melintasi jembatan masa depan Yang masih terlintas diangan hanyalah pertanyaan "Siapakah aku?" Semakin ku tak mengerti pengertian siapakah aku? Aku semakin berlari Seakan dunia mengejar ku dan ingin menerkam ku Apakah mungkin aku terbang ke angkasa Melintasi awan Demi mencari jawaban untuk apa aku disini? Semakin lama aku mencari Terdaat gerbang harapan Yang membawaku pada sinar kehidupan Dan disana duduk seseorang yang mengetahu siapakah aku dan untuk apa a...
Bertahun-tahun dahulu, pada malam hujan badai, seorang laki-laki tua dan istrinya masuk ke sebuah lobby hotel kecil di Philadelphia. Mencoba menghindari hujan, pasanagan ini mendekati meja resepsionis untuk mendapatkan tempat bermalam. “Dapatkah anda memberi kami sebuah kamar disini?“ Tanya sang suami. Sang pelayan, seorang laki-laki ramah dengan tersenyum memandang kepada pasangan itu dan menjelaskan bahwa ada tiga acara konvensi dikota. "Semua kamar kami telah penuh", pelayan berkata. "Tapi saya tidak dapat mengirim pasangan yang baik seperti anda keluar kehujanan pada pukul satu dini hari. Mungkin anda mau tidur diruangan milik saya? Tidak terlalu bagus, tapi cukup untuk membuat anda tidur dengan nyaman malam ini." Ketika pasangan ini ragu-ragu, pelayan muda ini membujuk. "Jangan khawatir tentang saya. Saya akan baik-baik saja," kata sang pelayan. Akhirnya pasangan ini setuju. Ketika pagi hari saat tagihan dibayar, laki-laki tua itu berkata kepada san...